-->

Cara Ternak Burung Kacer

hobiku23 Kali ini kita akan membahas bagaimana Cara Ternak Burung Kacer. Burung kacer merupakan salah satu burung favorit bagi para pencinta burung kicau alasannya adalah memiliki bermacam-macam bunyi yang indah dan merdu yang sangat enak untuk didengar oleh insan. Pada dasarnya, burung merupakan jenis hewan bertulang belakang yang bisa terbang, mempunyai sayap dan bulu, serta bernafas dengan 2 alat pernapasan, ialah pundi - pundi dan paru-paru. Hewan yang satu ini memang sangat digemari oleh manusia sebagai binatang peliharaan yang untuk dinikmati suara kicauan dan keindahan warna bulunya. Di Indonesia sendiri berbagai kalangan yang memelihara hewan ini sebagai binatang peliharaan.


Baca Disini. Dan juga kita harus bisa mengenal kelamin burung kacer supaya proses penernakan ini bisa berhasil 100%.
Untuk membedakan ialah sebagai berikut:

a. Kacer Jantan
  1. Memiliki warna paruh yang hitam pekat
  2. Memiliki kepala yang berbentuk persegi atau rata
  3. Bulu pada bab punggung hingga ekor berwarna hitam
  4. Memiliki badan tegap dan datar pada bab dada
  5. Jika meniup bab dubur kacer jantan akan terlihat menonjol
b. Kacer Betina
  1. Memiliki warna paruh abu-debu
  2. Memiliki kepala yang berbentuk lingkaran
  3. Bulu pada bab punggung sampai ekor kacer betina berwarna bubuk-debu
  4. Memiliki bentuk badan yang cenderung bundar
  5. Jika meniup bab dubur kacer betina akan terlihat tumpul
Penjodohan
Proses penjodohan ini sangat kuat untuk Cara Ternak Kacer. Karena bila dalam proses ini gagal, dampaknya akan menyebabkan proses selanjutnya juga turut gagal. Cara menjodohkan kacer ini memang mudah-gampang susah karena resiko berhasil diperkirakan sebesar 40% dan gagal 60%. Banyak para peternak burung yang gagal dalam proses ini. Namun teman tidak usah khawatir dengan keadaan tersebut, dengan mengikuti cara yang disarankan ini akan berhasil. Berikut ialah cara menjodohkan burung kacer:
  1. Pilih indukan yang sudah sampaumur dan usahakan indukan kacer betina lebih mempunyai umur yang lebih renta dari kacer jantan. Hal ini untuk mencegah birahi kacer jantan yang terlalu berlebihan dan akan berdampak menyerang kacer betina.
  2. Letakan kacer indukan jantan dan betina berjauhan selama beberapa hari. Dalam artian kacer jantan maupun betina hanya mendengar bunyi saja.
  3. Jika sudah ada reaksi saling menjawab suara antara jantan dan betina, dekatkan kandang di hari berikutnya selama beberapa hari supaya kacer betina merasa birahi dan memunguti bahan sarang ke kotak sarang. Namun sebelumnya sahabat harus memasukan kacer betina pada kandang penangkaran yang sudah berisikan kotak untuk sarang dan diberikan materi sarang pada bagian dasar sarang penangkaran.
  4. Jika sudah terjadi reaksi mirip di atas, masukan kacer jantan ke kandang penangkaran yang sudah berisikan kacer betina. Usahakan satukan kedua indukan tersebut menjelang maghrib.
  5. Amati perkembangan kedua indukan tersebut. Jika memang sudah berjodoh, keduanya akan segera kawin.
Mempersiapkan sangkar penangkaran
Langkah untuk Cara Ternak Kacer selanjutnya adalah mempersiapkan kandang penangkaran. Namun usahakan hal ini sahabat lakukan sebelum menjodohkan indukan kacer. Karena proses penjodohan akan dilakukan jikalau sangkar penangkaran sudah dibentuk. Ada beberapa type sangkar penangkaran yang mampu menjadi pilihan untuk sobat.
Kandang Penangkaran Besar Ukuran: 1x1x1.5 M (lebih luas dan mampu menciptakan burung kacer tidak stress).
Kandang Gantung Ukuran 50x50x50 cm (mampu dipindahkan dengan leluasa, bisa dijemur dibawah terik matahari yang bertujuan untuk merangsang birahi burung kacer).
Kandang di atas bisa menjadi teladan sobat untuk budidaya burung kicau yang satu ini.

Memberi pakan yang bergizi

Pakan yang bergizi juga sangat kuat bagi Cara Ternak Kacer. Karena dengan asupan pakan yang bergizi baik akan membuat indukan tetap sehat dalam proses budidaya kacer. Pemberian pakan komplemen yang baik juga mampu menciptakan salah satu dari indukan menjadi tidak terlalu garang. Jika ada salah satu indukan yang terlalu bergairah, tentunya akan menjadikan pertarungan pada kedua indukan dan menyebabkan proses budidaya kacer ini menjadi gagal.

Terimakasi telah menyimak artikel di atas, agar bisa bermanfaat untuk para teman hobiku semua. Sukses selalu.

0 Response to "Cara Ternak Burung Kacer"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel