Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik | Panduan Ternak Jangkrik, Hubungi 085853147511

Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik-Budidaya Ternak Jangkrik memang sangat membutuhkan perhatian khusus apabila kita ingin sukses serta mendapatkan hasil memuaskan. Ini diakui oleh rekan-rekan peternak jangkrik yang memang sudah menggeluti budidaya jangkrik alam atau jenis jangkrik lainnya. Pengalaman ini sudah saya dapatkan saat memulai beternak jangkrik sampai saat ini. Meskipun sampai saat ini saya juga masih harus belajar dari pengalaman baik oleh kawan kawan yang sudah senior dalam dunia jangkrik maupun dari para pemula yang baru beternak jangkrik. 

Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik
Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik

Bukan rahasia lagi, ternak jangkrik memang menjanjikan keuntungan yang sangat berlipat ganda apabila kita sudah paham betul bagaimana cara beternak jangkrik dengan baik. Namun demikian, beternak jangkrik tentu tidak lepas dari kendala. Salah satu kendala yang dihadapi oleh para peternak jangkrik adalah kematian massal pada jangkrik. Mengetahui penyebab kematian massal pada jangkrik serta cara menangani kematian massal pada ternak jangkrik tentu sangat diperlukan agar budidaya jangkrik kita tetap pada jalur untung bukan malah terjerembab di jalur buntung atau gagal. Hehehehe… 

Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik | Panduan Ternak Jangkrik, Hubungi 085853147511


Dibawah ini saya akan mengulas satu hal yang menjadi penyebab kematian massal pada jangkrik serta cara mengatasinya. Mudah-mudahan pengalaman ini bermanfaat bagi anda yang kesulitan mengatasi kasus yang sama. 

Dari kasus yang saya temui, kematian massal pada jangkrik biasanya akibat dari dua faktor, diantaranya adalah : 

  • Jangkrik terkena Serangan Virus
Bukan hanya ayam saja yang bisa terkena virus H5N1, jangkrik juga bisa terkena virus. Namun virus pada jangkrik beda ya dengan virus yang menyerang ayam. Virus yang menyerang jangkrik adalah jenis picornavirus yang menjadi penyebab kematian massal pada jangkrik.  Ciri jangkrik yang terkena serangan virus adalah kematian massal pada 24 jam pertama, jangkrik mati menggelepar dan terlentang tidak bisa kembali tengkurap. Sebelum serangan virus ini, jangkrik sudah terlihat malas-malasan makan, tidak aktif bergerak. Kematian massal jangkrik ini dapat menyebar dan menular dari satu box jangkrik ke box jangkrik yang lain.

  • Kondisi box jangkrik yang mengandung gas amoniak.
Gas amoniak adalah gas yang berasal dari sisa kotoran jangkrik di dasar box. Sifat gas amoniak yang ringan dapat menyebar hingga memenuhi box jangkrik. Kebutuhan karbon dioksida dan oksigen pada jangkrik akhirnya tidak dapat terpenuhi. Oleh karena itu, gas amoniak ini dapat menjadi penyebab kematian massal pada jangkrik. Ciri box jangkrik yang mengandung gas amoniak ini adalah bisa dikenali dari bau box jangkrik yang menyengat seperti bau air seni atau air kencing. Selain itu, bila kita mendekat ke box jangkrik yang mengandung gas amoniak, maka akan terasa perih dan pedih dimata akibat paparan gas amoniak. 

Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik
Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik
Nah, sudah paham kan penyebab kematian massal pada jangkrik? Untuk mengatasi masalah kematian massal pada jangkrik akan kita ulas pada artikel berikutnya di bawah ini. Silahkan di klik lanjutannya

Cara Mengatasi Kematian Massal Pada Jangkrik

 
Peternakan kami, Vaulia Farm merupakan Grosir telur jangkrik alam serta agen telur jangkrik alam yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun menyediakan, menjual dan mengirim telur jangkrik alam ke seluruh Indonesia. 


Kami dapat membantu anda memperoleh telur jangkrik alam dengan kualitas super dan harga yang terjangkau Sebagai bahan memulai ternak jangkrik anda dengan harga sebagai berikut :

Harga telur jangkrik Alam 200rb / kg (belum termasuk ongkir alamat Tujuan)


Grosir Telur Jangkrik Alam

Vaulia Farm
SMS / WhatsApp : 0858-5314-7511
BBM : DA857FC3

0 Response to "Penyebab Kematian Massal Pada Jangkrik | Panduan Ternak Jangkrik, Hubungi 085853147511"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel