Hukum membunuh jangkrik untuk pakan burung menurut Islam?

Hukum membunuh jangkrik untuk pakan burung menurut Islam? - Jangkrik memang sudah lama dikenal sebagai pakan burung kicauan serta pakan reptil dan hewan peliharaan lainnya. Banyak orang membeli jangkrik ke kios burung dan dijadikan stok dirumah untuk persediaan pakan hewan peliharaan mereka. 
 
Umumnya, cara memberikan jangkrik untuk pakan burung adalah dengan dipotong-potong terlebih dahulu kaki, sayap dan kepalanya. Hal itu dimaksudkan agar kaki jangkrik yang memiliki duri tidak melukai tenggorokan burung yang akan memakan jangkrik tersebut. 
 
hukum membunuh jangkrik
Jangkrik untuk pakan burung
 
 
Lalu, ada sebagian orang yang bertanya, bagaimana hukum membunuh jangkrik untuk pakan burung? 
 
Pada dasarnya memotong kaki jangkrik khususnya serta semua binatang pada umumnya yang masih hidup untuk diberikan sebagai makanan burung adalah haram. Hal ini dikarenakan terpenuhinya unsur ta’dzib atau menyiksa hewan yang masih hidup. Namun bila jangkrik tersebut dibunuh terlebih dahulu, kemudian dipotong-potong kaki, dan bagian tubuhnya yang lain, maka hukumnya adalah boleh. 
 
Hukum membunuh binatang adalah boleh, namun jika membunuh binatang tersebut untuk diambil manfaatnya. Contohnya adalah membunuh ayam untuk diambil dagingnya dan dimasak. Membunuh ikan salmon untuk diambil telur dan dagingnya untuk diperjualbelikan. Namun apabila membunuh binatang hanya untuk main-main serta memuaskan nafsu membunuh saja, maka hukumnya menjadi haram. 
 
Hukum membunuh jangkrik untuk pakan burung serta hukum membunuh binatang lain untuk diambil manfaatnya secara umum disebutkan dalam hadist berikut ini :

Dari Amru bin Syarid ia berkata, saya mendengar Asy-Syarid berkata ; Saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang membunuh seekor burung untuk main-main saja, maka burung itu akan mengadu pada hari kiamat nanti kepada Allah Azza wa Jalla dengan seraya berkata : Wahai Rabbku, sesungguhnya si Fulan membunuhku untuk main-main saja bukan untuk suatu manfaat. (H. R. Ahmad no. 19997, Nasa'i no. 4458)
 
Dalam hadits lain juga disebutkan :
 
Dari Sa'id bin Jubair dia berkata : Suatu ketika Ibnu Umar melewati beberapa pemuda orang Quraisy yang mengurung seekor burung untuk sasaran memanah. Mereka membayar kepada pemilik burung setiap panahan yang tidak mengena. Tatkala mereka melihat Ibnu Umar, mereka lari berpencar. Lantas Ibnu Umar berkata : Siapakah yang melakukan perbuatan ini? Allah telah melaknat orang yang melakukan hal ini. Sungguh, Rasulullah saw mengutuk orang yang menjadikan makhluk bernyawa sebagai sasaran (menembak). (H. R. Muslim no. 5174)
hukum membunuh jangkrik

 
Cara memberikan jangkrik untuk pakan burung sesuai dengan kaidah islam yaitu dengan dibunuh terlebih dahulu. Cara membunuh jangkrik tidak sama dengan cara membunuh hewan lain yang mempunyai leher. Bila ayam atau kambing perlu kita sembelih dengan memotong leher dan jalan darah di leher, maka jangkrik cukup dipotong kepalanya sambil mengucapkan bismillah. Setelah jangkrik mati, kemudian baru boleh dipotong kaki-kakinya bisa juga dengan memotong badan jangkrik menjadi beberapa bagian. Kemudian baru bisa diberikan pada burung kicauan kesayangan anda.

Demikian artikel hukum membunuh jangkrik untuk pakan burung, semoga menambah wawasan kita mengenai tata cara memberikan pakan untuk hewan kesayangan kita yang kita sesuaikan dengan tuntunan atau syariat islam. Terimakasih banyak.

0 Response to "Hukum membunuh jangkrik untuk pakan burung menurut Islam? "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel