Cara Ternak Jalak Suren Paling Mudah untuk Pemula

cara ternak jalak suren paling mudah untuk pemula-Pecinta burung berkicau pasti tak asing lagi dengan jalak suren. Burung jenis jalak-jalakan ini bersaudara dekat dengan burung jalak bali, burung jalak kebo dan burung jalak hongkong. Jalak suren itu sendiri adalah burung yang dapat ditemukan di seluruh wilayah indonesia. Ciri-ciri jalak suren dapat dikenali dari bulu di seluruh tubuhnya yang berwarna hitam dan putih. Warna putih bulu burung jalak suren mendominasi dada, perut dan dahi sedangkan warna hitam banyak terdapat di bagian punggung, leher dan kepalanya. Selain dari bulunya, jalak suren juga dikenali dari warna sekitar wajahnya yang semburat jigga dan merah. Sedangkan kaki jalak suren warnanya kuning cerah. 

Jalak suren terkenal mahir menirukan jenis suara burung lainnya. Terlebih ketika digantung diluar rumah dan ada orang asing yang lewat, maka jalak suren ini akan berkicau dengan keras dan mengeluarkan kicauan yang variatif. Sungguh marik sekali bukan? 

cara ternak jalak suren


Berbicara mengenai jalak suren, sebenarnya burung jenis ini mempunyai peluang besar untuk menambah pundi-pundi rupiah anda. Bagaimana caranya? Yaitu dengan cara mencoba peluang usaha ternak jalak suren. Bisnis burung kicau ini memang menggiurkan. Sepasang anakan jalak suren dihargai Rp. 500rb, sedangkan jalak dewasa dihargai Rp. 750rb. Jadi memang usaha ternak jalak suren ini bisa dijadikan pilihan usaha sampingan bagi anda yang menyukai memelihara burung kicauan. 


Cara ternak Jalak Suren untuk Pemula

Sebagaimana yang telah kita kupas pada artikel diatas, Usaha Ternak Jalak Suren memang menjanjikan keuntungan yang berlipat ganda. Hal itu dikarenakan permintaan pasar akan jalak suren bahan dan jalak suren muda mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Merawat jalak surenpun bisa dikatakan sangat mudah dan tidak memerlukan modal yang besar. Berikut ini kita bahas tentang persiapan apa yang perlu dilakukan sebelum kita memulai ternak jalak suren untuk pemula. 

1. Membuat Kandang Ternak Jalak Suren
Memulai Budidaya Jalak Uren ini pertama harus membuat kandang terlebih dahulu. Kandang yang dibutuhkan untuk menangkarkan jalak suren adalah kandang yang dibuat seperti kamar dan berukuran 1 meter untuk lebar, panjang 2 meter dan ketinggian 2 meter. Selain itu, didalam kandang jalak suren ini juga disediakan sarang buatan yang berukuran 30 cm x 30 cm dengan tinggi 30 cm dengan alas daun pinus kering.
Setelah kandang siap, jangan lupa membuat tempat bertengger buatan di dalam kandang jalak suren agar jalak lebih nyaman. Perhatikan pula ventilasi dan sirkulasi udara agar burung betah di dalam kandang. Untuk atap kandang jalak suren, berikan sebagian atap cahaya matahari agar masuk ke dalam kandang supaya kelembaban dan tersedia cahaya yang dibutuhkan oleh jalak tersebut.
 
2. Mengawinkan Indukan Jalak Suren
Belajar mengawinkan jalak suren juga terbilang mudah. Sebaiknya pahami terlebih dahulu kapan waktu jalak suren sudah cukup umur untuk dijodohkan. Biasanya, peternak jalak suren mengawinkan bahan indukan bila jalak suren sudah mencapai umur 10 bulan hingga 12 bulan. Indukan Jantan seyogyanya dikawinkan pada umur 2 tahun sedangkan jalak betina bisa dikawinkan ketika umurnya 1 tahun. Setelah dilakukan proses penjodohan dan perkawinan, jalak betina akan bertelur dengan jumlah telur sekitar 3 sampai dengan 4 butir dan telur tersebut akan menetas pada minggu kedua setelah dieram bergantian oleh jalak betina dan jalak jantan.
 
3. Pakan Terbaik Untuk Indukan Jalak Suren
Untuk memenuhi kebutuhan pakan jalak suren yang diternak di kandang budidaya, kita dapat memberikan pakan alami yang biasa diperoleh di habitat asli jalak. Pakan terbaik untuk indukan jalak diantaranya adalah pisang dan pepaya. Sedangkan kebutuhan protein hewani untuk burung ini dapat diperoleh dari kroto, jangkrik alam, serta ulat hongkong. Selain memberikan pakan buah dan serangga, kita juga harus memberikan voor khusus untuk jalak sebagai pakan tambahan. Pemberian air minum juga wajib diperhatikan. Berikan minum pada jalak suren setiap hari ditempat yang telah disediakan di dalam kandang. Minum wajib diganti setiap hari agar air minum tetap bersih dan tidak terkontaminasi bibit penyakit. Pemberian vaksin untuk burung jalak yang diternak ini juga diperlukan agar ternakan kita terhindar dari berbagai macam penyakit seperti Snot dan Berak Kapur.
 
Untuk memperoleh pakan berkualitas dan murah, sebagai peternak jalak suren anda juga bisa mencoba membudidayakan jangkrik sendiri. Dengan beternak jangkrik sendiri untuk peternakan jalak suren, maka pengeluaran pembelian pakan dapat dihemat. Selain itu, jangkrik yang kita berikan pada indukan jalak suren juga terjamin mutunya dan selalu berkualitas.
 
Bila anda kesulitan dalam memulai usaha budidaya jangkrik  untuk pakan ternak jalak suren, anda dapat belajar ternak jangkrik di web www.telurjangkrikalam.com. Selain memberikan bimbingan ternak jangkrik, vaulia farm juga menyediakan telur jangkrik alam berkualitas dan siap dikirim ke seluruh wilayah indonesia. Anda juga akan mendapatkan bimbingan cara penetasan telur jangkrik serta cara beternak jangkrik intensif dari kami.
Hubungi Vaulia Farm apabila anda berminat untuk membeli telur jangkrik dengan cara klik tautan di bawah ini :
 
SMS 085853147511 (Klik disini untuk langsung sms kami dari smartphone anda)
WA 085608575111 (Klik disini untuk langsung WA kami dari smartphone anda )
Like Fanspage FB
Menjadi Teman kami di Facebook
Beli Telur Jangkrik di Tokopedia

Kami dengan senang hati akan membantu anda memulai Usaha Budidaya Jangkrik Untuk Pemula.


Cara mengajari anakan jalak suren agar mampu makan sendiri

Setelah kita sukses menelurkan dan menetaskan jalak suren, sekarang kita tambah ilmu baru tentang mengajari anakan jarak suren agar mampu makan sendiri dari cepuk tanpa kita bantu loloh. Tips dan trik ini khusus untuk pemula dan sebenarnya tidak hanya dapat dipraktekkan pada anakan jalak suren saja tetapi juga dapat dipraktekkan untuk anakan burung ocehan yang lain.
 
Tahap Pertama
Cara meloloh anakan jalak suren ini kita awali dari piyik jalak yang sedang belajar nangkring. Pertama-tama piyikan kita loloh terlebih dahulu menggunakan voer yang dibasahi menggunakan alat bantu loloh berupa stik. Jadwal meloloh anakan jalak dimulai jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Meloloh anakan jalak suren rutin dilakukan setiap 3-4 jam sekali. Setelah diloloh kemudian dijemur di teras atau sekedar diangin-anginkan secukupnya. Meloloh anakan jalak suren yang baru belajar nangkring ini dilakukan dengan cara voer basah diambil secukupnya menggunakan stik kemudian dilolohkan manual ke mulut burung.
 
Tahap Kedua
Bila piyik jalak suren sudah kuat nangkring sendiri dan mau turun naik pangkringannya dengan gesit, maka langkah selanjutnya adalah menjadwalkan loloh setelah jam 9 pagi. Dari jam 7 pagi sampai jam 9, burung cukup dijemur tapi tetap disediakan cepuk berisi pakan voer basah di dalam sangkarnya. Pada tahapan ini, kita ambil voer basah yang sudah disediakan pada cepuk di dalam sangkar, namun jangan dulu dilolohkan ke anakan jalak suren. Biarkan piyik jalak tersebut mendekati stik yang sudah ada voer basahnya tersebut. Apabila anakan jalak sudah mau mendekat stik dan cepuk pakan yang berisi voer tersebut, maka baru dilolohkan. Saat mempraktekkan tahapan kedua ini, bila anakan belum mau mendekati cepuk berisi voer atau mendekati pakan yang akan kita lolohkan, maka kita ulangi dulu tahap pertama. Nanti jadwal makan selanjutnya, kita praktekkan lagi tahapan kedua hingga burung mau mendekati cepuk berisi pakan voer basah.

Tahap Ketiga
Setelah Anakan Jalak Suren sudah lancar mendekati cepuk voer basah ketika diloloh, kemudian kita lanjutkan ke tahap ketiga dari cara meloloh piyik jalak suren berikutnya. Yaitu dengan cara jemur setelah jam 7 kemudian diloloh saat jam 9 pagi. Caranya stik untuk meloloh diisi voer basah terlebih dahulu, kemudian diberikan sejajar dengan tinggi paruh piyik, namun jangan dilolohkan ke burungnya. Biarkan piyik mendekati stik tersebut dan mematuk voer basah. Jika praktek pada tahap ini burung belum mau mematuk sendiri, ulangi lagi tahapan kedua. Kemudian dicoba lagi pada jadwal makan berikutnya sampai benar-benar mau mematuk sendiri. Baru kita bisa lanjutkan ke tahapan memberi makan piyik jalak suren selanjutnya. Intinya harus sabar dan jangan tergesa-gesa.

Tahapan ke empat.
Langkah selanjutnya, saat piyik sudah mahir melakukan apa yang kita ajarkan pada tahapan ke tiga, maka kita lanjutkan langkah ke empat. Yaitu, burung dijemur mulai pagi sampai jam 10. Setelah dijemur, piyik jalak akan kita ajari makan sendiri dari cepuknya. Caranya dengan mengaduk-aduk voer basah yang berada dalam cepuk. Saat mengaduk ini, biasanya anakan jalak sudah berani memakan voer yang diaduk-aduk tersebut. Mengaduk voer ini dilakukan berulang-ulang setiap 3 jam sekali, agar anakan jalak mau mematuk pakan, karena anakan jalak hanya akan memakan voer saat diaduk. Namun saat voer diaduk tapi anakan jalak tidak mau makan sendiri, sebaiknya ulangi tahap ke tiga.
 
Tahapan kelima
Setelah voer diaduk dan anakan jalak sudah mau makan sendiri dan mematuk-matuk voer tersebut. Kita lanjutkan langkah berikutnya yaitu dengan cara mengurangi porsi mengaduk voer. Yang biasanya setiap 3 jam sekali, maka kita akan mengaduk voer ketika jam 9 pagi, jam 2 siang dan jam 5 sore. Dalam tahapan kelima ini, biasanya anakan jalak kan mau mematuk voer dalam cepuk meskipun tidak diaduk menggunakan stik. Bila tahapan ini burung tidak mau makan sendiri ketika voer dalam cepuk tidak diaduk, maka ulangi lagi tahapan ke 4.
 
cara ternak jalak suren

cara ternak jalak suren


Tahapan keenam
Setelah sukses di tahapan meloloh piyik diatas, selanjutnya kita panjangkan jeda pemberian pakan di pagi hari. Pada tahapan kelima kita berikan pakan jam 9 pagi, sekarang akan kita berikan pakan pada anakan jalak pada jam 10. Selama dari jam 7 pagi sampai jam 10 pagi, anakan cukup dijemur dan disiapkan air minum di dalam sangkar tanpa diberi pakan. Setelah jam 10 pagi, baru kita masukkan cepuk berisi voer kering. Selama proses ini, pantau terus perkembangan kemampuan makan anakan jalak. Apabila sudah mau makan voer kering didalam cepuk, kita bisa lanjutkan ke tahap ke tujuh. Bila tidak mau makan voer kering, kita ulangi lagi tahapan ke lima.
 
Tahapan ketujuh.
Nah, di tahapan ini kita bisa pastikan bahwa anakan jalak sudah mau makan voer kering. Pada jam 12 siang, kita wajib memperhatikan kotoran yang dikeluarkan burung anakan itu. apabila kotoran berbentuk bulatan voer kering atau berwarna putih encer, itu tandanya burung kekurangan air atau malah ada yang tidak beres dengan pencernaan burungnya. Langkah penanganannya adalah ganti voer kering yang berada di dalam sangkar dengan voer basah. Atau basahi voer kering di dalam sangkar dengan air secukupnya.
 
Tahapan ke delapan.
Di tahapan ini tugas kita adalah memantau kotoran jalak. Saat kotoran jalak telah berbentuk bulatan besar dan berwarna sesuai dengan warna voer yang kita berikan, maka artinya burung itu sudah mau makan voer kering sepanjang hari tanpa perlu dibasahi lagi dengan air.
Budidaya Jalak Suren


Analisa Usaha Ternak Jalak Suren
Berikut ini adalah analisa modal dan keuntungan dalam mencoba peluang usaha ternak jalak suren. Kita langsung ambil 10 pasang indukan jalak suren untuk memulai usaha ternak tersebut. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut
Indukan 10 pasang jalak suren 20 ekor x Rp.600.000 = Rp. 12.000.000
Kebutuhan pakan jalak suren selama satu bulan dari perkawina, bertelur sampai jalak berusia dua  minggu sebesar Rp.500.000
Vaksinasi burung daan obat-obatan dalam satu bulan sebesar Rp.150.000.
Biaya lain-lain = Rp.50.000
Jadi modal yang dibutuhkan adalah Rp.12.000.000+Rp.500.000+Rp.150.000+Rp.50.000 = Rp.12.700.000
Kita asumsikan bahwa dari 10 pasang tadi akan menghasilkan 4 buah telur, maka telur yang dihasilkan semuanya adalah 40 butir telur. Apabila satu ekor jalak suren berusia dua minggu dihargai Rp.480.000, maka 40 ekor jalak suren berusia dua minggu akan dihargai Rp.19.200.000.
Maka keuntungan yang Anda peroleh adalah Rp.19.200.000.000-Rp.12.700.000 = Rp.6.500.000
 
Bagaimana, menguntungkan bukan? Demikian ulasan menarik tentang Cara Ternak Jalak Suren Paling Mudah Untuk Pemula yang bisa Anda coba sebagai peluang penghasilan tambahan. Semoga bermanfaat

0 Response to "Cara Ternak Jalak Suren Paling Mudah untuk Pemula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel