-->

Efek negatif pemberian jangkrik pada kacer

Efek negatif pemberian jangkrik berlebihan pada kacer-Burung kacer baik kacer lokal maupun kacer poci dada putih adalah sejenis burung pemakan serangga. Jadi, makanan yang diberikan adalah sejenis serangga hidup seperti jangkrik, kroto, kelabang dan lain sebagainya. Namun, dengan alasan kepraktisan, pecinta burung kacer biasanya memberi jangkrik saja. Sebab, yang gampang ditemukan di kios burung adalah jangkrik. Sedangkan kelabang dan kroto susah ditemukan atau harganya yang mahal jadi diberikan hanya saat sebelum lomba. 

Efek negatif pemberian jangkrik pada kacer
Efek negatif pemberian jangkrik pada kacer

Ada beberapa orang yang memberikan pendapat bahwa pemberian jangkrik untuk setelah harian kacer sebaiknya diberikan banyak. Memang tidak salah dari pendapat seperti ini, sebab dengan kandungan nutrisi dan protein tinggi pada jangkrik, akan memberikan tambahan protein yang besar juga pada kacer kesayangan kita. Kacer yang diberi jangkrik dengan takaran yang banyak, umumnya akan lebih lincah dan gesit. 

baca juga : Ciri Burung Murai Batu Medan. 100% TEPAT!!!!!


Selain dari lebih lincah dan gesit, kacer yang diberi asupan jangkrik yang cukup akan mempunyai kelebihan dari segi power. Volume kicauan akan semakin tebal karena power kacer terdongkra. Bahkan bila kacer tersebut adalah burung setelan kontes, maka kacer akan menampilkan performa istimewa saat akan turun di kontes burung. Oleh karena itu banyak perawat kacer yang cenderung memilih memberikan jangkrik daripada EF yang lain. 


Meskipun demikian, sebenarnya pemberian jangkrik secara berlebih pada kacer juga bisa dibilang tidak bagus. Hal itu disebabkan oleh kadar protein yang tinggi pada jangkrik akan memberikan efek samping pada kacer. Adapun beberapa efek negatif pemberian jangkrik pada kacer adalah sebagai berikut : 

Kanibal mencabuti bulu ekor dan bulu lainnya. 

Kacer yang diberi EF jangkrik secara berlebihan akan cenderung kanibal. Kacer akan merusak dan menggigit ekornya sendiri. Selain mencabut bulu ekor, kacer juga berpotensi mencabut bulu danda dan bulu sayapnya sendiri. Meskipun hal itu jarang terjadi, bukan tidak mungkin kacer akan mencoba mencabuti bulunya sendiri akibat kanibal.

Cenderung Sulit atau lambat mabung

Kacer yang diberikan jangkrik berlebihan juga membuat kacer tersebut cenderung sulit atau lambat mabung. Hal itu karena bulu burung mendapatkan protein dan nutrisi berlebihan akibat pemberian jangkrik berlebih. Akibatnya bulu kacer selalu dalam kondisi prima meski bulu sudah dalam kondisi nyerit. Meskipun kacer kondisi mabung atau mbogor, bisa jadi mabungnya tidak tuntas kalau sering diberikan pakan jangkrik secara berlebihan. 

Over birahi
Efek negatif pemberian jangkrik pada kacer
Efek negatif pemberian jangkrik pada kacer
Efek negatif dari pemberian jangkrik berlebihan pada kacer yang lainnya adalah over birahi. Terlalu banyak asupan protein menyebabkan suhu badan kacer menjadi lebih panas. Akibatnya kacer menjadi sering salto, tidak pernah bisa diam di tangkringan, selalu bergerak seperti mengejar musuhnya. Apalagi kalau ada orang lalu lalang didekatnya, kacer yang over birahi ini akan terlihat selalu mengejar kemanapun orang itu bergerak. 

baca juga : cara ternak jangkrik di kardus

Tidak suka makan voer

Kacer yang terlalu dimanja dengan diberikan jangkrik secara berlebihan akhirnya juga akan tidak suka makan voer. Hal ini disebabkan perut kacer selalu terisi jangkrik sehingga tidak akan mampu lagi bila memakan voer. Bahkan, seringkali kacer sama sekali tidak mau makan voer meskipun seharian tidak makan saat pemberian jangkrik dihentikan. Lama-kelamaan kacer akan kurus kering karena hanya mengandalkan jangkrik sebagai makanan utamanya padahal jangkrik sedang langka atau tidak ada di pasaran. 


Demikian efek pemberian jangkrik yang berlebihan pada kacer. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semua. Salam krik-krik

0 Response to "Efek negatif pemberian jangkrik pada kacer"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel