jangkrik panen mati dan bau

jangkrik panen mati dan bau 

permasalahan yang sering dialami oleh peternak jangkrik ketika musim pancaroba adalah jangkrik ketika dipanen sering mati dan bau. Padahal standart perlakuan, pemberian makan dan cara pemanenan sudah benar dan baik. Bahkan ada pula yang memberikan obat-obatan dan makanan penambah yang lain pada jangkriknya, namun masalah tersebut sering saja muncul. kenapa demikian?

jangkrik panen bau dan mati
jangkrik genggong
perlu kita ketahui bahwa ternak jangkrik itu ada standart suhu dan kelembaban yang harus diperhatikan serta dilaksanakan. suhu dan kelembaban yang sesuai dengan kebutuhan jangkrik bertahan hidup dan berkembang maksimal. apabila suhu dan kelembaban tidak sesuai, maka jangkrik akan gampang mati. Masalah ternak jangkrik yang gagal ini sering kali akibat kelalaian dari peternak dalam menjaga suhu dan kelembaban itu.
jangkrik memerlukan suhu diatas 29 derajat c dan kelembaban diatas 86% untuk berkembang maksimal. Dengan suhu rata -rata 29-31 derajat C, jangkrik akan aktif bergerak, aktif makan serta ketahanan tubuhnya terjaga.

Lalu apa hubungannya jangkrik yang pas panen itu mati dan bau dengan suhu dan kelembaban?


0 Response to "jangkrik panen mati dan bau"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel